Cara Tangani Anak Autis Tantrum Yang Penting Dijumpai Saat sebelum Membeli
Sementara jumlah tenaga kesehatan di Indonesia sangat sedikit yang berarti distribusi pelayanan kesehatan di Indonesia masih belum merata, dan sebagian besar penduduk masih terkonsentrasi di kota-kota besar di Jawa (Ika, 2015).
Suka melakukan kebiasaan yang berulang seperti sebuah rutinitas yan sulit ditinggalkan, semisal memasukan jari tangan ke mulut.
Sebelum melangkah ke tahap cara mengatasi anak tantrum, alangkah baiknya kita mengenal terlebih dahulu jenisnya.
Kendalikan diri dan jangan terpancing emosi. Cobalah tenangkan anak dengan sikap tegas, namun tetap dengan kasih sayang. Bawa si kecil ke tempat yang lebih tenang dan katakan bahwa marah-marah adalah sikap yang tidak dapat diterima.
Faktor utamanya anak tidak bisa mengomunikasikan apa yang diinginkan. Kita sebagai orang tua kadang gak ngerti apa yang anak kita berusaha sampaikan, demikian juga anak kita gak paham apa yang orang tuanya sampaikan.
Cara mengatasi anak tantrum, tetaplah bersikap tenang. Jangan memperumit amukan anak dengan frustrasi atau terjebak dalam kemarahan Anda sendiri. Ingatkan diri bahwa keberadaan Anda untuk membantu anak belajar tenang.
Banyak metode alternatif yang hadir untuk mengurangi kebiasaan anak meluapkan emosi secara tidak rasional.
Dengan mengetahui Cara Menangani Tantrum Anak Autis hal demikian, maka diharapkan si ibu harus juga menjaga emosinya dalam menghadapi anak tantrum.
Tidak mudah merasa sakit, misalnya saat jatuh tidak menangis (baca: Pertolongan pertama bayi jatuh dari tempat tidur – Efek bayi tidur dari tempat tidur)
Pastikan untuk tidak menghadiahi tantrum anak dengan mengalah. Karena itu hanya akan membuktikan kepada si kecil bahwa tantrum itu efektif.
"Kecerdasan anak itu bisa berfungsi dengan baik kalau dalam posisi yang bahagia. Kalau kesulitan karena tantrum bisa mengganggu perkembangannya, terutama sosial," ujar Saskhya.
Jika tak bisa menahan diri, tak bisa mempertahankan mimik wajah netral, segera berlalu dari hadapan anak.
Berikan dekapan erat yang tegas, bukan pelukan sayang untuk menidurkan. Hindari mengatakan apapun selama Anda mendekap si kecil.
Seperti yang disampaikan pada poin-poin di atas, membentak atau memarahi anak malah akan mebuat si kecil semakin mengamuk. Coba baca buku ini agar ayah dan bunda bisa mengelola konflik dengan anak tanpa harus marah-marah.